Mengenal Binary Operation pada PLC

Mengenal Binary Operation pada PLC

PLC sebagai alat kontrol yang menggantikan rangkaian konvensional seperti Relay dan Timer pada dasarnya menggunakan Binary Operation yang bertype bilangan bolean terdiri dari 1 dan 0.
Apa itu Binary Operation ?
Kalau bahasa simplenya yaitu Operator Biner yang kita ketahui bersama bahwa yang namanya Biner adalah sistem penulisan angka menggunakan dua simbol yaitu 1 dan 0.
untuk definisi dari Binary Operation sendiri adalah operator yang beroperasi pada dua operan dan memanipulasinya untuk mengembalikan hasilnya. Operator diwakili oleh karakter khusus atau oleh kata kunci dan memberikan cara mudah untuk membandingkan nilai numerik atau string karakter.
kalau bahasa pemrograman dari PLC itu apa aja ya ?
PLC kita ketahui sebagai alat yang memudahkan kita dalam merancang suatu desain sistem, PLC sendiri mempunyai beberapa macam bahasa pemrograman yang mana dibuat berbagai macam ini agar kita lebih mudah dalam menggunakannya sesuai dengan basic pengetahuan kita.
berikut adalah berbagai macam bahasanya :

1. Ladder Diagram
Pemrograman ini merupakan salah satu metode yang sangat umum digunakan. Metode ini praktis dan cukup mudah dimengerti. Diagram ini sendiri terdiri atas dua buah garis vertikal yang melambangkan daya. Komponen-komponen rangkaian kemudian disambungkan sebagai garis-garis horizontal yang merupakan anak tangga. Komponen yang dimaksud ditempatkan diantara kedua garis vertikal. 
 
2. Function Block Diagram / Function Plan 
Bahasa pemrograman ini menitikberatkan pada hubungan antara variabel input dengan output berupa gambar blok - blok diagram dan dalam blok – blok tersebut terdapat fungsi – fungsi tertentu.
 
3. Structure Text
Bahasa pemrograman ini termasuk high level language dimana biasa digunakan untuk berberapa prosedur yang kompleks menggunakan bahasa baku untuk menyatakan kondisi dari step yang berbeda. Bahasa yang digunakan mirip dengan bahasa pemrograman pascal.
 
4. Mnemoic / statement list
Bahasa pemrograman ini termasuk low level language, dimana pemrograman ini menggunakan statement variabel (huruf) sebagai input dan sangat efektif untuk aplikasi – aplikasi yang kecil dimana terdapat perintah – perintah yang sudah baku. 
 
5. Sequential Function Chart
Bahasa pemrograman ini dibuat dengan sistem chart yang mempresentasikan setiap step ke dalam hubungan – hubungan transisi. Didalam chartnya sudah terdapat urutan langkah – langkah, transisi dan percabangan. 
 
 
ilustrasi Binary Operation pada PLC seperti apa ?

 


 
Bagaimana kawan sudah paham tentang Binary Operation kan ?
itu adalah Basic kita dalam memahami atau belajar PLC ,Semakin paham tentang daarnya maka akan semakin mahir juga kita dalam memahami step step selanjutnya.
 
sekian ulasan saya tentang " Mengenal Binary Operation pada PLC " semoga dapat bermanfaat bagi kita semua . Teruslah semangat dalam belajar  dan belajar  Salam @Electrical_Community

sumber ulasan :https://plctutor.wordpress.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Binary Operation pada PLC"

Post a Comment

Terimakasih telah membaca artikel ini anda bisa menambahkan komentar di artikel ini dengan bahasa yang sopan