Prinsip dan Cara Kerja Sistem Pneumatik



Pembahasan tentang pneumatik tidak ada batasnya ,Pneumatik sangat luas jika ingin digali dan terus digali.Pada kesempatan kali saya tertarik membahas prinsip dan cara kerja dari Sistem pneumatik.Setelah kemarin saya telah mencoba membuat artikel tentang "Sejarah Sistem Pneumatik" dan  saya rasa saya masih pingin terus menggali ilmu pneumatik ini.

Apa itu Pneumatik ?

Pneumatik adalah Sebuah sistem penggerak yang memanfaatkan udara sebagai penggeraknya.Pneumatik ini sangat populer di kalangan masyarakat masyarakat yang bekerja di industri industri pabrik.Hal ini karena kita bisa temukan banyak mesin yang menggunakan sistem pneumatik untuk penggeraknya.

Sebagai contoh misalnya mesin press , Mesin press ini banyak menggunakan sistem pneumatik khususnya untuk tahap pengepressannya.Sedangkan untuknya mesin press saya rasa bagian kendalinya tidak terlalu sulit untuk di pahami.

Sistem pneumatik ini dasarnya adalah pemanfaatan udara untuk menggerakkan cylinder untuk maju dan mundur.Nah,Konsep ini nantinya akan banyak di kembangkan untuk memindahkan barang dan lain sebagainya.

Cara Kerja Pneumatik ?

Cara kerja dari pneumatik ini bisa dibilang lumayan mudah dipahami
kita akan bisa pahami setiap langkah langkahnya

#1
Kompresor , Pneumatik sangat erat kaitannya dengan kompresor kalau di ibaratkan sudah seperti adam dan hawa hehe . Kompresor pada sistem Pneumatik ini digunakan untuk mengambil dan sekaligus menampung tekanan udara.

Jadi udara yang ada disekitar kita ini diambil oleh kompresor dan di kompresor ini diukur ukuran tekanannya dalam Bar atau satuan yang lainnya.

Untuk Pneumatik sendiri seringnya menggunakan tekanan Sekitar 9 Bar ,Ini agar pergerakan cylinder dapat bekerja dengan maksimal.Karena jika tekanan terlalu rendah maka pergerakan Cylinder akan pelan dan kita tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal.

Tapi hal itu bukan sebuah keharusan, Alangkah baiknya kita melihat dulu tipe dari name plate kompresor yang kita gunakan ,Apakah dia kuat menahan tekanan Sampai 9 Bar . Jika tidak maka jangan menggunakan tekanan mencapai batas itu,Karena hal tersebut bisa membahayakan Kompresor.

#2
Air Dryer ,Alat ini sangat berguna dalam kualitas udara yang akan kita gunakan untuk Pneumatik.Pada Pneumatik sistem ,Udara dari kompresor ini ada baiknya kita masukan dulu ke Air Dryer.Air Dryer ini berfungsi untuk mengeringkan udara dari kadar air yang mungkin terkandung di dalamnya.Dengan alat ini maka sistem udara yang akan kita gunakan menjadi bersih dan tanpa air.

#3
Shut Off Valve ,Alat ini digunakan untuk membuka tekanan udara dari Air Dryer ,Ini merupakan sebuah valve yangmana bisa kita atur pembukaanya.

#4
Masuk Ke Regulator,Fungsi dari Regulator pada tahap ini adalah dengan Regulator ini kita bisa lihat berapa tekanan udara yang terkirim sampai Regulator ,dan disini pula kita bisa mencoba mengatur pembukaan udara yang akan masuk ke Cylinder.

#5
Selenoid Valve ,Selenoid ini adalah sebuah Valve yang dapat kita atur atau kendalikan.Type dari Selenoid ini sangat berbagai macam tetapi yang paling sering digunakan adalah yang tipe Electromekanik jadi kita bisa mengontrol pembukaan valvenya dengan tegangan 24vdc.Nah disini kita bisa menggunakan PLC atau Mikrokontroler.

Baca juga :   Apa itu PLC dan Mikrokontroler ?

#6
Cylinder , disini adalah Outputnya yang paling penting pada sebuah sistem pneumatik , Nantinya cylinder ini banyak diaplikasikan pada industri otomasi.Cylinder ini akan Maju jika Selenoid Valve membuka dan tekanan yang mengalir pada pipa cukup,sedangkan dia akan mundur jika Selenoid Valve menutup dan tekanan pada pipa hilang.

Kelebihan Pneumatik

  • Harga ekonomis ,Pneumatik ini harganya relatif terjangkau dan sangat mudah ditemukan.
  • Respon Gerakan yang lebih cepat ,Ini menjadi kelebihan dari pneumatik dibandingkan hidrolik.
  • Sumber Penggerak yang tak terbatas , udara merupakan Nikmat dari sang kuasa yang bisa kita gunakan tanpa batas 
  • Bersahabat dengan Lingkungan ,Ini akan bisa kita rasakan jika terjadi kebocoran.Jika Pneumatik ini bocor maka tidak ada dampak yang berbahaya bagi lingkungan ,Tapi jika hidrolik ? bisa jawab sendiri ya.
Kekurangan Pneumatik
  • Ada air , Udara mengandung air dan walaupun pada sistem pneumatik ini kita sudah memakai air dryer untuk mengerinkan udara dari kadar air akan tetapi pada prakteknya masih saja terdapat air pada Cylinder Kerja.Hal ini sangat berpengaruh terhadap usia pakai dari Cylinder kerja kita.
  • Daya mekanik yang tidak terlalu besar ,Jika dibandingkan dengan sistem Hidrolik maka Pneumatik ini masih kalah dalam tekanan kerjanya.Maka dari itu banyak sekali Pneumatik digunakan untuk mesin mesin yang berkapasitas kecil.

Sekian dulu Pembahasan tentang pneumatik dari saya semoga dapat bermanfaat bagi kita semua
jika ada salah pada artikel ini saya mohon maaf dan saya harap anda dapat menghubungi saya sehingga saya akan segera memperbaikinya.

Terimakasih 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prinsip dan Cara Kerja Sistem Pneumatik"

Post a Comment

Terimakasih telah membaca artikel ini anda bisa menambahkan komentar di artikel ini dengan bahasa yang sopan