Sejarah Sistem Pneumatik

Sejarah Sistem Pneumatik

Pneumatik adalah sebuah sistem penggerak yang menggunakan udara untuk menggerakannya.Kita tahu bahwa udara adalah sebuah gas yang murah dan mudah kita temukan.Berbicara tentang sejarah daripada pneumatik itu sendiri sebenarnya cukup panjang ,Akan tetapi saya akan menjelaskan beberapa point point dasarnya saja.

Berawal dari Tahun 1889

Seorang Ilmuwan berkebangsaan Eropa Macron Matik menciptakan Pneumatik.Awalnya pneumatik hanya sekumpulan udara yang banyak digunakan oleh orang orang untuk membantu pekerjaan mereka.Pada tahap ini Pneumatik masih memerlukan tenaga manusia untuk bisa bermanfaat.Pneumatik pada zaman ini adalah seperti halnya pompa Kompresor yang sering kita gunakan saat ini.

Tahun 1995

Seiring berjalannya waktu Makron Matik mulai berfikir untuk bisa mengembangkan teknologi ini.Sampai pada akhirnya pada tahun 1995 dia menciptakan sebuah alat bernama Cylinder,Single Acting dan Return.Alat ini dapat digunakan tanpa bantuan manusia,pada awalnya alat ini digunakan untuk memindahkan suatu benda dari titik satu ke titik lainnya dengan cara khasnya yaitu mendorong.

Tahun 2000

Alat ini mulai populer di kalangan masyarakat pada waktu itu , sehingga banyak yang menggunakan alat ini untuk membantu pekerjaan mereka sehari hari baik itu di lingkungan produksi industri besar maupun menengah.

Kepopuleran alat ini kemudian tersaingi oleh penemuan alat baru hasil dari pengembangan alat ini.
Busten Matik penemu Sistem One Way Flow Control ,dia merupakan adik dari Macron Matik .
Sistem tersebut digunakan untuk mengatur kecepatan masuk dan keluarnya katup atau valve.
Busten Matik banyak memperkenalkan penemuannya ke masyarakat pada waktu itu ,hingga banyak yang menggunakannya.

Hasilnya banyak yang menggunakan sistem ini baik di dunia industri dan otomasi.Yangmana tidak lain tidak bukan Sistem ini sangat bermanfaat sampai sekarang sebagai contoh Pengepakan Kardus atau juga mesin press.


Tahun 2006

Alat ini banyak disempurnakan pada bagian desain cylinder serta Single acting dengan menambahkan arah dari  valve itu.Yang kita tahu bahwa arah dari katup ada 2/n ataupun 3/n .Dengan penambahan ini maka kerja sistem dari alat ini lebih baik dan kita bisa mengatur maju mundurnya Cylinder sesuai keinginan kita.

Tahun 2007

Tidak lama berselang di tambahkannya fitur arah katup atau valve maka ada lagi seorang ilmuan bernama Austin Barcker mengembangkan lagi sistem pneumatik dengan menemukan sistem Double Acting Cylinder atau disebut silinder kerja ganda.

Double Acting Cylinder ini  mempunyai kekuatan tekanan yang lebih tinggi atau kuat dibandingkan dengan Single Acting Cylinder.Walaupun Double Acting Cylinder ini membutuhkan lebih banyak cakupan udara akan tetapi pada pengaplikasiannya bisa lebih kompleks dan menyeluruh.

Hingga Saat ini

Hingga saat ini teknologi Pneumatik banyak digunakan untuk kebutuhan industri baik itu untuk membantu sistem kerja suatu mesin atau Robot industri.
Pada saat ini Single Acting dan Double Acting Cylinder banyak dikombinasikan sesuai kebutuhan.
Sedangkan Pengontrolan dari katupnya sendiri saat ini banyak menggunakan PLC,Mikrokontroler,ataupun sistem Konvensional berbasis relay.

         Baca Juga :  - Apa itu PLC ?
                         
                              - Apa itu Mikrokontroler ?



Saya kira cukup sekian postingan saya mengenai Sejarah Sistem Pneumatik , Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Jika ada kritik serta saran anda bisa menghubungi saya melalui halaman contact dari Blog ini

Terimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejarah Sistem Pneumatik"

Post a Comment

Terimakasih telah membaca artikel ini anda bisa menambahkan komentar di artikel ini dengan bahasa yang sopan